Sosok Affandi Sang Maestro Indonesia

Mari Kita berkenalan dengan anda membaca artikel ini anda akan tau bahwa Indonesia mempunyai tokoh seni atau seniman yang dikenal di dunia dan namanya mengharumkan nama bangsa Seniman, termasuk juga semiman Indonesia adalah sebutan bagi mereka yang memiliki pemikiran kreatif, dan inovatif. Kelebihan yang dimiliki olehseniman Indonesia tersebut biasanya selalu disangkutkan dengan bidang-bidang seni dan kebudayaan. Istilah ini paling sering dialamatkan bagi mereka yang menciptakan karya-karya seni seperti patung, lukisan, seni peran, sastra, film, musik, dan tari.

Seniman Indonesia – Affandi

Affandi. Jika dunia barat sana memiliki Leonardo da Vinci dengan karya Monalisanya yang terkenal, Indonesia juga memiliki Affandi sebagai salah satu pelukis Indonesia yang terkenal hingga dunia internasional. Seniman Indonesia ini terkenal hingga luar negeri berkat berbagai lukisannya yang bergaya ekspresionisme.

Affandi adalah putra daerah. Seniman Indonesia ini dilahirkan di Cirebon pada 1907. Karya-karyanya sudah dapat menembus dunia sejak 1950-an. Bahkan, ia juga pernah membuat pameran lukisannya sendiri di berbagai negara, seperti Inggris, India, Amerika, dan beberapa negara di Eropa.

Selama hidupnya, seniman Indonesia ini telah melukis di atas ribuan kanvas. Total keseluruhan karya lukisnya mencapai angka lebih dari 2.000 lukisan. Sebagai seorang pelukis yang beraliran ekspresionisme, seniman Indonesia ini lebih senang melukis tanpa menggunakan kuas. Ia lebih senang mengotori jarinya dengan berbagai warna cat dan menggoreskannya pada permukaan kanvas.

Ia adalah seorang penyair yang berpikiran sangat sederhana. Bahkan, seniman Indonesia ini sendiri juga tidak mengetahui termasuk dalam aliran apakah lukisan yang dia buat. Ketika para pengamat lukisan mengategorikan lukisannya ke dalam aliran ekspresionisme, Affandi, sang seniman Indonesia ini justru malah balik bertanya, “aliran apa itu?”

Satu lagi kepribadian menarik yang dimiliki tokoh seniman Indonesia yang satu ini. Ia mengatakan bahwa ia melukis karena ia tidak menguasai bahasa tulisan, ia juga tidak menguasai bahasa lisan, yang ia tahu dan kuasai hanyalah bahasa lukisan.

Dedikasi Affandi dalam dunia lukis melukis menginspirasi para pecintanya untuk mendirikan sebuah tempat untuk mengabadikan karya-karya lukisannya yang fenomenal. Tempat tersebut kini dikenal dengan nama museum Affandi. Affandi telah mendapatkan berbagai penghargaan dari dunia internasional.

Ia mendapatkan gelar Grand Maestro dalam bidang lukis di negara Italia. Bukan hanya itu, Komite Pusat Diplomatic Academy of Peace PAX MUNDI, di Italia pun memberinya penghargaan sebagai salah satu anggota Akademi Hak-hak Azasi Manusia.

 

Di Indonesia banyak sekali seniman. Selain tokoh-tokoh ekonomi, tokoh seniman Indonesia juga terkenal hingga luar negeri berkat karya-karyanya. Secara tidak langsung, seniman Indonesia ini juga turut serta berpartisipasi mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

Anda pasti sudah cukup mengenal sosok Affandi dan Gesang? Dua seniman Indonesia tersebut memiliki nama yang cukup harum di dunia internasional. Kedua seniman Indoneisa ini sekaligus mewakili keindahan yang dimiliki Indonesia melalui karya-karya yang diciptakannya.

Seniman Indonesia – Museum Affandi

Museum Affandi ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, yatu Fuad Hasan. Berdasarkan sejarah, museum yang mengoleksi lukisan salah seorang seniman Indoonesia, Affandi, pernah dikunjungi oleh Soeharto Dr. Mahathir Mohammad (mantan presiden Indonesia dan mantan perdana menteri Malaysia) pada bulan Juni 1988 saat keduanya belum lengser. Meseum Affandi berdiri pada 1973 di area tempat tinggal sang seniman Indonesia, Affandi.

Sekarang, ada sekitar seribu lebih lukisan di museum ini dan tiga ratus lebih adalah karya sang seniman Indonesia, Affandi. Lukisan-lukisan seniman Indonesia, Affandi, yang disimpan di galeri I merupakan karya restropektif yang mempunyai nilai kesejarahan, mulai awal kariernya sampai selesai. Oleh karena itu, lukisan-lukisan seniman Indonesia ini tidak dijual.

Sementara itu, di galeri II dipajang lukisan seniman-seniman Indonesia lainnya yang merupakan teman Affandi, baik yang masih ada ataupun yang sudah meninggal ( Basuki Abdullah, Popo Iskandar, Hendra, Rusli, Fajar Sidik). Galeri III diisi oleh lukisan-lukisan keluarga Affandi.

Geleri III ini rampung dibangun pada 1997 dan sekarang dipajang juga lukisan-lukisan baru karya Kartika Affandi yang dibuat pada 1999. lukisan-lukisan tersebut, yaitu:

  • “Apa yang Harus Kuperbuat” (Januari 99);
  • “Apa Salahku? Mengapa ini Harus Terjadi” (Februari 99);
  • “Tidak Adil” (Juni 99); dan
  • “Kembali Pada Realita Kehidupan, Semuanya Kuserahkan KepadaNya” (Juli 99).

Terdapat juga lukisan-lukisan lainnya, seperti Maryati, Rukmini Yusuf, dan Juki Affandi.

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s